Archive for the ‘motivasi’ Category

Mengatasi Kesulitan

January 27th, 2010

Kali ini saya akan coba untuk berbagi mengenai kiat mengatasi kesulitan atau permasalahan hidup, postingan ini saya ambil dari sebuah buku yang luar biasa, yang membahas mengenai salah satu perubahan mendasar untuk menjadi sukses. Judul buku tersebut adalah Success Through Character ( Sukses Melalui Karakter ) yang ditulis oleh Jakoep Ezra.

Setiap dari kita pasti pernah mengalami kesulitan maupun permasalahan dalam hidup ini, terkadang kesulitan tersebut membuat kita stress, down dan kehilangan semangat tapi tak jarang pula kesulitan yang ada membuat kita semakin kuat dan dewasa dalam menjalani kehidupan. Yang perlu diingat bahwa tidak ada seorangpun yang bisa menghindar dari kesulitan atau permasalahan, jadi ini bukan sesuatu yang harus dihindari tapi sesuatu yang harus dihadapi. Bisa jadi kesulitan yang ada merupakan sebuah proses dari perwujudan impian hidup kita. Sekarang bagaimana cara atau kiat kita untuk mengatasi kesulitan hidup yang ada. Sebagai makhluk Tuhan kita dianugerahi akal sehat dan naluri yang tajam untuk bertahan dan mengatasi kesulitan. Naluri dan akal sehat selalu mendorong dan menolong kita untuk lepas dari jerat-jerat kesulitan hidup. sebab itu kita memiliki strategi yang melahirkan kiat-kiat bagaimana mengatasi kesulitan hidup sebagai berikut :

1. Mengetahui “gambaran besar”

Kehidupan kita ibarat sebuah puzzle yang belum tersusun, masih acak-acakan tidak beraturan. Teman-teman pasti sudah tahu apa yang harus dilakukan terlebih dahulu untuk bisa menyusun sebuah puzzle, benar, untuk lebih memudahkan kita, kita harus melihat puzzle secara utuh agar kita tahu gambar sebenarnya dari puzzle tersebut. Sama dengan hidup, perasaan kacau dan tidak mengerti membuat kita makin terpuruk tidak berdaya. bisa jadi kita merasa kehilangan arah, kecewa dan sia-sia lalu menjadi putus asa. Sangat berbeda ketika kita memiliki tujuan yang jelas dan gambaran akhir dari apa yang kita lakukan, ada semacam kepastian tujuan yang membuat kita merasa aman dan damai. Meski harus melewati kesulitan dan tantangan, kita akan tetap kuat dan tabah. Hal inilah yang akan membuat semangat kita terus terjaga untuk tetap bertahan sampai akhir.

2. Memandang kesulitan sebagai tantangan bukan halangan

Memandang setiap kesulitan bukan sebagai halangan tapi sebuah tantangan dan kesempatan untuk belajar dan menang, yang pada akhirnya membuat kita menjadi semakin terlatih. Cara pandang seperti inilah yang bisa menentukan apakah kita dapat terus bertahan atau tidak.

3. Mengenal titik kritis pribadi kita

Setiap dari kita pasti memiliki titik kritis atau titik kelemahan pribadi masing-masing, seringkali orang tidak menyadari hal ini dan membuat mereka selalu jatuh dilubang yang sama. Sebaliknya, dengan mengenali titik kritis kita, kita akan memiliki sikap waspada dan latihan penguasaan diri yang akan membuat kita berhasil dan menang dalam melewati masa-masa sulit dalam hidup ini.

4. Mengatur prioritas hidup

Sering kali kesulitan kita timbul karena gagal atau keliru mengatur prioritas. Apa yang dikerjakan justru membawa masalah baru dan bukan solusi untuk pemecahannya. Prioritas yang diatur secara tepat dan seimbang merupakan tindakan bijaksana untuk mengatasi tantangan dan kesulitan hidup.

5. Bergabung dengan komunitas yang membangun

Lingkungan sekitar kita juga mempunyai peran dalam menghadapi sebuah kesulitan hidup, seharusnyalah teman atau kumpulan kita selalu memberikan semangat dan dorongan kepada kita, lingkungan positif akan mendorong kita untuk selalu berpikir dan bertindak positif, contohnya seperti rekan-rekan blogger yang kebetulan sempat mampir dan memberikan komentar diblog ini. Tanpa anda sadari anda semua telah memberikan semangat dan dorongan kepada saya untuk terus melangkah.

“Motivasi yang kuat dan sikap mental positif membangun keyakinan dan harapan untuk bersikap pantang menyerah meraih tujuan sukses” ( Jakoep Ezra )

Saya yakin rekan-rekan memiliki pengalaman mengenai cara atau kiat yang berbeda dalam menghadapi kesulitan hidup, silahkan bagikan pengalaman anda disini melalui kotak komentar yang ada, siapa tahu pengalaman anda bisa membantu mengatasi permasalahan ataupun kesulitan yang sedang dihadapi oleh rekan yang lain. Semoga bermanfaat dan sukses untuk anda semua.

Tags:
Posted in motivasi | Comments (0)

Memaknai Kegagalan

January 21st, 2010

Kegagalan tidak berarti aku gagal, ini berarti aku belum sukses
Kegagalan tidak berarti aku kehilangan segalanya, ini berarti aku memelajari sesuatu
Kegagalan tidak berarti aku akan malu, ini berarti aku ditantang untuk mencoba lagi
Kegagalan tidak berarti aku tidak berkualitas, ini berarti aku tidak sempurna
Kegagalan tidak berarti aku tidak akan bisa melakukannya, ini berarti aku butuh latihan lagi

Masa-masa keluarnya nilai smester selepas Ujian Akhir Smester merupakan masa-masa yang meneganggkan dan ditunggu-tunggu. Berbagai ekspresi bermunculan saat masa itu tiba, ada yang tersenyum lebar tapi ada juga yang musam karena harus mengulang tahun depan karena gagal. Apakah gagal itu buruk? Bila pertanyaan seperti ini yang anda tanyakan kepada orang-orang berprestasi besar seperti Michael Jordan, Soichiro Honda, Thomas Alfa Edison, atau Wright bersaudara maka dengan senyum lebar mereka akan mengatakan “Selamat anda telah belajar”.

Tahukah anda mereka adaah rajanya kegagalan yang ceritanya sudah diketahui banyak orang. Saat Jordan di awal karirnya adalah seorang gagal bahkan ia lebih dari 300 kali berkontribusi dalam timnya, Chicago Bulls. Edison gagal melanjutkan sekolah karena ia merupakan murid terbodoh di Sekolah Dasarnya sekarang menjadi orang yang memiliki hak paten terbanyak di dunia. Masih banyak cerita para bintang yang dimulai dari jurang bernama kegagalan.

Ketika IP (Index Prestasi) yang anda dapat semester ini jelek, hancur, atau bahkan remuk redam jangan langsung meletakan label manusia gagal pada dahi anda karena masa depan anda, andalah sendiri yang membangunnya . Tahukah anda bahwa survey CDC UI (Career Development Cetre UI) menunjukkan bahwa IPK merupakan factor yang tidak dominan dalam hal diterimanya sesorang di suatu pekerjaan. Mungkin itu sedikit menghibur, tapi bukan itu tujuan dari tulisan ini.

Saya ingin menekankan bahwa kegagalan adalah suatu keharusan bagi sesorang agar ia bisa menjadi berharga, kuat, dan sukses. Otot biseps tidak akan besar jika tidak dipekerjakan, emas terbaik adalah emas hasil pembakaran terpanas. Kalau anda tidak mau gagal masuk saja cepat-cepat ke kuburan karena satu-satunya tempat dimana anda tidak akan mengalami kegagalan adalah kuburan. Ketika anda kita gagal kali ini, analisis apa penyebab kegagalan kita.

Hidup adalah pertandingan kadang kita menang tapi kadang kita BELAJAR. Sekarang ganti kata gagal dengan kata belajar, jadikan momen gagal sebagai momen belajar karena dengan belajar itulah saat kita tumbuh.

Oleh karena itu untuk kita yang merasa gagal dalam hal apapun di waktu kapanpun, tanamkanlah bahwa kita beruntung diberi kesempatan untuk belajar sebelum mencapai sukses yang sejati

Tags:
Posted in motivasi | Comments (0)

Sukses dengan berfikir Positif

January 21st, 2010

Kegagalan dalam kehidupan, entah dalam pekerjaan atau pun percintaan., pasti pernah anda rasakan. Sering kali kegagalan tersebut membuat anda putus asa, tidak percaya diri, dan selalu berfikiran negative. Padahal kegagalan seharusnya menjadi “cambuk” bagi anda untuk menjadi lebih baik lagi. Salah satu caranya adalah dengan selalu berfikir positif. Untuk membantu anda belajar berfikir positif, simaklah hal-hal berikut ini.

  1. cobalah abaikan segala macam pikiran negative. Gantilah pikiran negative anda dengan pikiran-pikiran yang positif dan bersifat membangun. Contohnya, ubahlah pikiran seperti,”saya tidak bisa melakukan ini”, dengan pikiran positif,” saya pasti dapat melakukan ini dengan baik.”
  2. sebelum melakukan sesuatu, jangan bayangkan sebuah kegagalan, tapi bayangkanlah keberhasilan yang akan anda dapat setelah keberhasilan yang akan anda dapat setelah melakukan hal tersebut. Ingat, biasanya apa yang anda bayangkan akan menjadi sugesti tersendiri yang menentukan berhasil atau tidak nya pekerjaan anda.
  3. bergabunglah dengan orang-orang yang selalu berfikiran positif. Pikiran manusia itu ibarat penyakit menular. Jika anda berada dekat orang-orang yang pikirannya dipenuhi kebahagiaan dan keoptimisan, secara otomatis anda akan terpengaruh cara berfikir mereka yang positif juga.
  4. sering-seringlah membaca buku yang dapat meningkatkan motifasi anda,. Bacalah buku trsebut diwaktu senggang anda. Lalu, resapilah klimat per kalimat secara perlahan-lahan. Buku-buku inspiratif tersebut akan membantu anda berfikir positif.
  5. perbaiki cara duduk dan berjalan anda sikap dan rtingkat rasa percaya diri seseorang dapat dinilai dari kedua hal tersebut. Biasakan untuk selalu duduk dan berjalan dengan punggung yang tegak.Kebiasaan seperti ini akan membantu meningkatkan rasa percaya diri dan aura positif dalam diri anda.
  6. cobalah untuk tidak memikirkan sesuatu secara berlebihan. Sering kali anda terjebak karena terlalu banyak berfikir dan menghabiskan banyak waktu untuk menimbang nimbang apa yang orang lain pikirkan tentang kita. Padahal belum tentu hal itu benar adanya. Hal ini akan membuat anda tidak dapat mengeluarkan kemampuan terbaik anda.
  7. pilihlah satu hari istimewa dalam seminggu dan jadikanlah hari itu sebagai”hari berfikir positif”. Bangunlah pada pagi hari dan yakinlah bahwa setiap orang yang akan anda temui bernilai istimewa.

Kemudian, perlakukanlah mereka secara positif. Anda akan merasakan bahwa kehidupan ini lebih indah dengan berfikir positif.

Tags:
Posted in motivasi | Comments (0)

You Want to Change the World ???

December 28th, 2009
Banyak orang menginginkan perubahan. Banyak orang menuntut terjadinya perubahan. Tetapi menuntut perubahan saja bukanlah merupakan solusi. Perubahan tidak akan terjadi tanpa adanya aksi.
John F Kennedy memotivasi rakyatnya untuk menjadi agen perubahan melalui pertanyaannya yang legendaris: Don’t ask what your country can do for you, ask what you can do for your country. Mahatma Gandhi juga percaya bahwa jika kita menginginkan perubahan, kita jangan hanya menunggu saja, melainkan kita haruslah menjadi bagian dari perubahan tersebut. Gandhi bahkan menekankan bahwa dengan cara yang halus sekalipun kita dapat mengguncang dunia untuk menggulirkan perubahan.
Lalu bagaimana caranya menjadi agen perubahan tersebut. Berikut adalah sepuluh cara yang diadaptasi dari usulan Michael Angier dalam artikelnya ”Ten Things to Think about If You Want to Change the World”.
Cara 1. Milikilah keberanian untuk mengubah dunia
Setiap perubahan yang terjadi sepanjang sejarah umat manusia bukan dimunculkan oleh sekolompok orang, bangsa, pemerintahan ataupun panitia. Perubahan-perubahan ini terjadi karena keberanian satu orang saja. Orang-orang seperti Ibu Kartini yang mendobrak paradigma bahwa wanita adalah warga kelas dua, Romo Mangun yang memperjuangkan nasib rakyat kecil dengan memberikan kepada mereka kemampuan untuk berdikari, Mahatma Gandhi yang mendobrak dominasi penjajahan di India tanpa kekerasan, Bill Gates yang merevolusi dunia dengan teknologi komputernya, serta Ibu Teresa yang membuat dunia terperangah atas keberaniannya mengubah nasib rakyat miskin melalui kasih sayang yang luar biasa.
Cara 2. Percayalah akan keunikan talenta Anda
Setiap orang memiliki talenta yang unik. Gunakanlah talenta ini untuk menggulirkan perubahan yang Anda inginkan. Walaupun buta, tuli, dan bisu, Helen Keller percaya bahwa Tuhan telah memberikannya suatu kelebihan yang unik yang tidak dimiliki oleh orang lain. Dengan kepercayaannya yang tinggi ini, Helen Keller tidak tinggal diam, ia memanfaatkan semua talenta yang ia miliki (menulis, memberikan ceramah, memotivasi orang lain untuk bertindak) untuk menggulirkan perubahan: membuat dunia sadar bahwa orang-orang cacat tuna ganda ternyata bukanlah merupakan sampah masyarakat, tetapi mereka pun memiliki kemampuan untuk berkarya jika diberikan kesempatan yang sama dengan orang ”normal” lainnya.
Cara 3. Fokuskan semua yang Anda lakukan pada perubahan
Jadikanlah semua yang Anda lakukan, setiap langkah yang Anda ambil, setiap kalimat yang Anda ucapkan ataupun yang tidak Anda ucapkan berarti. Tak ada hal yang bisa dianggap kecil. Semua yang Anda lakukan bisa difokuskan kepada perubahan yang Anda inginkan. Seperti yang dilakukan oleh Martin Luther King Jr. yang menginginkan persamaan hak antar-semua ras. Martin memfokuskan semua tulisan, perkataan, pidato, keputusan, langkah, sikap dan tingkah lakunya pada perubahan yang ingin digulirkannya. Bahkan bisa dikatakan setiap napas yang dihembuskannya didedikasikan untuk menciptakan perubahan yang diinginkannya. Dengan demikian semua orang yang berada di lingkungannya dan yang bertemu dengan Martin Luther King Jr, bisa ikut merasakan pentingnya melakukan perubahan tersebut. Dengan demikian, mereka bisa ikut tergugah untuk bersama-sama berjuang mewujudkan perubahan yang diimpikan oleh Martin Luther King Jr.
Cara 4. Berikan komitmen pada perubahan
Untuk mewujudkan perubahan yang Anda inginkan, Anda tidak memerlukan gelar yang berderet, pendidikan yang tinggi, kekayaan yang melimpah ataupun kekuasaan yang maha dahsyat. Kunci dari kesuksesan untuk mewujudkan perubahan adalah komitmen yang tinggi pada perubahan tersebut. Abraham Lincoln bukanlah berasal dari keluarga yang kaya dan berkuasa, sebaliknya ia berasal dari keluarga yang miskin. Tetapi komitmennya yang tinggi untuk menghapuskan perbudakan dari muka bumi ini telah memampukannya untuk menghadapi berbagai tantangan, kegagalan, halangan, bahkan perang saudara sekalipun. Sejarah membuktikan bahwa komitmen Lincoln tidak sia-sia walalupun ia akhirnya harus menebus perubahan tersebut dengan nyawanya sendiri.
Cara 5. Jadikan perubahan tersebut sebagai tanggung jawab pribadi
Jika Anda menginginkan perubahan, jangan menunggu orang lain untuk memulainya, ataupun jangan melemparkan tanggung jawab terhadap perubahan tersebut kepada orang lain. Jadikanlah perubahan yang Anda inginkan tersebut tanggung jawab Anda pribadi. Anda tidak memerlukan izin dari orang lain untuk melakukan perubahan. Begitu Anda menggulirkan perubahan dengan keyakinan yang tinggi, orang lain akan melihat bahwa perubahan tersebut ternyata memang mungkin untuk dilakukan sehingga mereka akan memberikan dukungan mereka secara penuh kepada Anda.
Cara 6. Jangan terlalu terhambat dengan ”Cara” melakukan perubahan
Jika Anda telah memiliki tujuan yang sangat jelas ataupun gambaran yang rinci akan perubahan yang ingin Anda raih, tidak usah khawatir akan cara yang harus Anda tempuh. Semakin jelas gambaran perubahan yang ingin Anda raih, semakin mudah Anda menemukan cara untuk menggulirkan perubahan tersebut. Banyak perubahan yang tidak jadi terwujud karena si penggagas perubahan sudah diselimuti dengan kekhawatiran mengenai cara mewujudkan perubahan tersebut.
Cara 7. Jangan menunggu sampai segala sesuatunya sempurna
Tidak usah menunggu sampai segala sesuatunya sempurna bagi perubahan untuk digulirkan: dana cukup, dukungan banyak, fasilitas lengkap. Lakukan perubahan sekarang, dengan apa yang Anda miliki, dengan apa yang bisa Anda lakukan, di mana pun Anda berada. Jika Anda terlalu lama menunggu, kemungkinan besar, perubahan tersebut tidak jadi terwujud.
Cara 8. Sadarilah akan perlunya perubahan
Awal dari perubahan adalah kesadaran akan perlunya perubahan tersebut. Tanpa kesadaran ini, tak akan ada perubahan yang bisa terjadi. Untuk menyadari hal yang harus diubah, kita perlu membuka wawasan seluas mungkin dan perlu menajamkan hati nurani dan daya pengamatan kita akan lingkungan tempat kita berkarya.
Caranya: belajar dan bertumbuh senantiasa melalui buku-buku ataupun artikel yang kita baca, diskusi dengan berbagai orang dari berbagai latar belakang, dan turun ke lapangan, kunjungan ke berbagai tempat dengan kebudayaan yang berbeda. Semua ini akan membuat mata ”hati” dan mata ”pikiran” kita terbuka terhadap berbagai kemungkinan perubahan. Aung San Suu Kyi memulai perubahan di negaranya setelah ia membaca tentang perjuangan Mahatma Gandhi dan Martin Luther King Jr., serta Nelson Mandela.
Cara 9. Pupuklah imajinasi
Menurut Albert Einstein, semua perubahan berasal dari imajinasi. Stephen Covey juga meyakini bahwa segala perubahan berawal dari mental creation yang kemudian diwujudkan melalui physical creation. Artinya, imajinasilah yang memulai bergulirnya proses perubah-an. Setelah imajinasi terbentuk, pergerakan ke arah perubahan pun mulai berwujud.
Kemerdekaan Indonesia pada awalnya adalah berupa ”mimpi”. Namun semakin jelas mimpi ini, semakin kuat motivasi untuk mewujudkannya, semakin mudah menggulirkan proses perubahan. Perjalanan manusia ke bulan juga pada awalnya hanyalah sebuah ”imajinasi”, namun dengan semakin kuatnya imajinasi, dan semakin tinggi keinginan untuk mewujudkannya, semakin terbuka kemungkinan untuk mewujudkan imajinasi tersebut menjadi kenyataan.
Cara 10. Ubahlan diri sendiri terlebih dahulu
”Jika Anda ingin mengubah dunia, mulailah dari diri Anda sendiri,” demikian yang dicetuskan oleh Preston C. Pond. Memang sulit bagi kita untuk mengubah orang lain, apalagi mengubah dunia. Yang lebih mudah untuk kita lakukan adalah mengubah diri sendiri. Setelah kita mengubah diri sendiri, orang lain pun akan melihat bahwa perubahan ini memang penting, sehingga akhirnya mereka akan termotivasi juga untuk mengubah diri sendiri dan lingkungan tempat mereka berada.
Florence Nightingale, perawat yang berhasil merevolusi cara perawatan, manajemen, dan kebersihan di dunia kesehatan, memulainya dengan mengubah cara pandangnya terhadap pentingnya kebersihan dan manajemen yang sistematis untuk mengelola sarana kesehatan bagi para serdadu yang terluka di perang dunia pertama. Ternyata perubahan yang dimulainya dari diri sendiri tersebut, membuat orang lain ingin meniru sampai akhirnya perubahan ini menjalar keseluruh dunia, juga ke Indonesia.
Jadi, jika Anda menginginkan perubahan, jangan hanya menuntut ataupun menunggu orang lain yang melakukannya, atau jangan menunggu sampai segala sesuatunya siap untuk dilakukan. Yang penting Anda memiliki tujuan yang jelas ke arah mana perubahan akan digulirkan, komitmen yang tinggi, dan keyakinan bahwa apa yang Anda perjuangkan memang penting untuk dilaksanakan. Jika semua ini sudah Anda miliki, mulailah menggulirkan perubahan tersebut, dari diri sendiri, dengan apa yang Anda miliki, dari tempat Anda sekarang berkarya dan lakukanlan sekarang juga. Selamat melakukan perubahan.

Banyak orang menginginkan perubahan. Banyak orang menuntut terjadinya perubahan. Tetapi menuntut perubahan saja bukanlah merupakan solusi. Perubahan tidak akan terjadi tanpa adanya aksi.

John F Kennedy memotivasi rakyatnya untuk menjadi agen perubahan melalui pertanyaannya yang legendaris: Don’t ask what your country can do for you, ask what you can do for your country. Mahatma Gandhi juga percaya bahwa jika kita menginginkan perubahan, kita jangan hanya menunggu saja, melainkan kita haruslah menjadi bagian dari perubahan tersebut. Gandhi bahkan menekankan bahwa dengan cara yang halus sekalipun kita dapat mengguncang dunia untuk menggulirkan perubahan.

Lalu bagaimana caranya menjadi agen perubahan tersebut. Berikut adalah sepuluh cara yang diadaptasi dari usulan Michael Angier dalam artikelnya ”Ten Things to Think about If You Want to Change the World”.

Cara 1. Milikilah keberanian untuk mengubah dunia

Setiap perubahan yang terjadi sepanjang sejarah umat manusia bukan dimunculkan oleh sekolompok orang, bangsa, pemerintahan ataupun panitia. Perubahan-perubahan ini terjadi karena keberanian satu orang saja. Orang-orang seperti Ibu Kartini yang mendobrak paradigma bahwa wanita adalah warga kelas dua, Romo Mangun yang memperjuangkan nasib rakyat kecil dengan memberikan kepada mereka kemampuan untuk berdikari, Mahatma Gandhi yang mendobrak dominasi penjajahan di India tanpa kekerasan, Bill Gates yang merevolusi dunia dengan teknologi komputernya, serta Ibu Teresa yang membuat dunia terperangah atas keberaniannya mengubah nasib rakyat miskin melalui kasih sayang yang luar biasa.

Cara 2. Percayalah akan keunikan talenta Anda

Setiap orang memiliki talenta yang unik. Gunakanlah talenta ini untuk menggulirkan perubahan yang Anda inginkan. Walaupun buta, tuli, dan bisu, Helen Keller percaya bahwa Tuhan telah memberikannya suatu kelebihan yang unik yang tidak dimiliki oleh orang lain. Dengan kepercayaannya yang tinggi ini, Helen Keller tidak tinggal diam, ia memanfaatkan semua talenta yang ia miliki (menulis, memberikan ceramah, memotivasi orang lain untuk bertindak) untuk menggulirkan perubahan: membuat dunia sadar bahwa orang-orang cacat tuna ganda ternyata bukanlah merupakan sampah masyarakat, tetapi mereka pun memiliki kemampuan untuk berkarya jika diberikan kesempatan yang sama dengan orang ”normal” lainnya.

Cara 3. Fokuskan semua yang Anda lakukan pada perubahan

Jadikanlah semua yang Anda lakukan, setiap langkah yang Anda ambil, setiap kalimat yang Anda ucapkan ataupun yang tidak Anda ucapkan berarti. Tak ada hal yang bisa dianggap kecil. Semua yang Anda lakukan bisa difokuskan kepada perubahan yang Anda inginkan. Seperti yang dilakukan oleh Martin Luther King Jr. yang menginginkan persamaan hak antar-semua ras. Martin memfokuskan semua tulisan, perkataan, pidato, keputusan, langkah, sikap dan tingkah lakunya pada perubahan yang ingin digulirkannya. Bahkan bisa dikatakan setiap napas yang dihembuskannya didedikasikan untuk menciptakan perubahan yang diinginkannya. Dengan demikian semua orang yang berada di lingkungannya dan yang bertemu dengan Martin Luther King Jr, bisa ikut merasakan pentingnya melakukan perubahan tersebut. Dengan demikian, mereka bisa ikut tergugah untuk bersama-sama berjuang mewujudkan perubahan yang diimpikan oleh Martin Luther King Jr.

Cara 4. Berikan komitmen pada perubahan

Untuk mewujudkan perubahan yang Anda inginkan, Anda tidak memerlukan gelar yang berderet, pendidikan yang tinggi, kekayaan yang melimpah ataupun kekuasaan yang maha dahsyat. Kunci dari kesuksesan untuk mewujudkan perubahan adalah komitmen yang tinggi pada perubahan tersebut. Abraham Lincoln bukanlah berasal dari keluarga yang kaya dan berkuasa, sebaliknya ia berasal dari keluarga yang miskin. Tetapi komitmennya yang tinggi untuk menghapuskan perbudakan dari muka bumi ini telah memampukannya untuk menghadapi berbagai tantangan, kegagalan, halangan, bahkan perang saudara sekalipun. Sejarah membuktikan bahwa komitmen Lincoln tidak sia-sia walalupun ia akhirnya harus menebus perubahan tersebut dengan nyawanya sendiri.

Cara 5. Jadikan perubahan tersebut sebagai tanggung jawab pribadi

Jika Anda menginginkan perubahan, jangan menunggu orang lain untuk memulainya, ataupun jangan melemparkan tanggung jawab terhadap perubahan tersebut kepada orang lain. Jadikanlah perubahan yang Anda inginkan tersebut tanggung jawab Anda pribadi. Anda tidak memerlukan izin dari orang lain untuk melakukan perubahan. Begitu Anda menggulirkan perubahan dengan keyakinan yang tinggi, orang lain akan melihat bahwa perubahan tersebut ternyata memang mungkin untuk dilakukan sehingga mereka akan memberikan dukungan mereka secara penuh kepada Anda.

Cara 6. Jangan terlalu terhambat dengan ”Cara” melakukan perubahan

Jika Anda telah memiliki tujuan yang sangat jelas ataupun gambaran yang rinci akan perubahan yang ingin Anda raih, tidak usah khawatir akan cara yang harus Anda tempuh. Semakin jelas gambaran perubahan yang ingin Anda raih, semakin mudah Anda menemukan cara untuk menggulirkan perubahan tersebut. Banyak perubahan yang tidak jadi terwujud karena si penggagas perubahan sudah diselimuti dengan kekhawatiran mengenai cara mewujudkan perubahan tersebut.

Cara 7. Jangan menunggu sampai segala sesuatunya sempurna

Tidak usah menunggu sampai segala sesuatunya sempurna bagi perubahan untuk digulirkan: dana cukup, dukungan banyak, fasilitas lengkap. Lakukan perubahan sekarang, dengan apa yang Anda miliki, dengan apa yang bisa Anda lakukan, di mana pun Anda berada. Jika Anda terlalu lama menunggu, kemungkinan besar, perubahan tersebut tidak jadi terwujud.

Cara 8. Sadarilah akan perlunya perubahan

Awal dari perubahan adalah kesadaran akan perlunya perubahan tersebut. Tanpa kesadaran ini, tak akan ada perubahan yang bisa terjadi. Untuk menyadari hal yang harus diubah, kita perlu membuka wawasan seluas mungkin dan perlu menajamkan hati nurani dan daya pengamatan kita akan lingkungan tempat kita berkarya.

Caranya: belajar dan bertumbuh senantiasa melalui buku-buku ataupun artikel yang kita baca, diskusi dengan berbagai orang dari berbagai latar belakang, dan turun ke lapangan, kunjungan ke berbagai tempat dengan kebudayaan yang berbeda. Semua ini akan membuat mata ”hati” dan mata ”pikiran” kita terbuka terhadap berbagai kemungkinan perubahan. Aung San Suu Kyi memulai perubahan di negaranya setelah ia membaca tentang perjuangan Mahatma Gandhi dan Martin Luther King Jr., serta Nelson Mandela.

Cara 9. Pupuklah imajinasi

Menurut Albert Einstein, semua perubahan berasal dari imajinasi. Stephen Covey juga meyakini bahwa segala perubahan berawal dari mental creation yang kemudian diwujudkan melalui physical creation. Artinya, imajinasilah yang memulai bergulirnya proses perubah-an. Setelah imajinasi terbentuk, pergerakan ke arah perubahan pun mulai berwujud.

Kemerdekaan Indonesia pada awalnya adalah berupa ”mimpi”. Namun semakin jelas mimpi ini, semakin kuat motivasi untuk mewujudkannya, semakin mudah menggulirkan proses perubahan. Perjalanan manusia ke bulan juga pada awalnya hanyalah sebuah ”imajinasi”, namun dengan semakin kuatnya imajinasi, dan semakin tinggi keinginan untuk mewujudkannya, semakin terbuka kemungkinan untuk mewujudkan imajinasi tersebut menjadi kenyataan.

Cara 10. Ubahlan diri sendiri terlebih dahulu

”Jika Anda ingin mengubah dunia, mulailah dari diri Anda sendiri,” demikian yang dicetuskan oleh Preston C. Pond. Memang sulit bagi kita untuk mengubah orang lain, apalagi mengubah dunia. Yang lebih mudah untuk kita lakukan adalah mengubah diri sendiri. Setelah kita mengubah diri sendiri, orang lain pun akan melihat bahwa perubahan ini memang penting, sehingga akhirnya mereka akan termotivasi juga untuk mengubah diri sendiri dan lingkungan tempat mereka berada.

Florence Nightingale, perawat yang berhasil merevolusi cara perawatan, manajemen, dan kebersihan di dunia kesehatan, memulainya dengan mengubah cara pandangnya terhadap pentingnya kebersihan dan manajemen yang sistematis untuk mengelola sarana kesehatan bagi para serdadu yang terluka di perang dunia pertama. Ternyata perubahan yang dimulainya dari diri sendiri tersebut, membuat orang lain ingin meniru sampai akhirnya perubahan ini menjalar keseluruh dunia, juga ke Indonesia.

Jadi, jika Anda menginginkan perubahan, jangan hanya menuntut ataupun menunggu orang lain yang melakukannya, atau jangan menunggu sampai segala sesuatunya siap untuk dilakukan. Yang penting Anda memiliki tujuan yang jelas ke arah mana perubahan akan digulirkan, komitmen yang tinggi, dan keyakinan bahwa apa yang Anda perjuangkan memang penting untuk dilaksanakan. Jika semua ini sudah Anda miliki, mulailah menggulirkan perubahan tersebut, dari diri sendiri, dengan apa yang Anda miliki, dari tempat Anda sekarang berkarya dan lakukanlan sekarang juga.

Selamat melakukan perubahan.

Tags:
Posted in motivasi | Comments (0)