Archive for January, 2010

Mengatasi Kesulitan

January 27th, 2010

Kali ini saya akan coba untuk berbagi mengenai kiat mengatasi kesulitan atau permasalahan hidup, postingan ini saya ambil dari sebuah buku yang luar biasa, yang membahas mengenai salah satu perubahan mendasar untuk menjadi sukses. Judul buku tersebut adalah Success Through Character ( Sukses Melalui Karakter ) yang ditulis oleh Jakoep Ezra.

Setiap dari kita pasti pernah mengalami kesulitan maupun permasalahan dalam hidup ini, terkadang kesulitan tersebut membuat kita stress, down dan kehilangan semangat tapi tak jarang pula kesulitan yang ada membuat kita semakin kuat dan dewasa dalam menjalani kehidupan. Yang perlu diingat bahwa tidak ada seorangpun yang bisa menghindar dari kesulitan atau permasalahan, jadi ini bukan sesuatu yang harus dihindari tapi sesuatu yang harus dihadapi. Bisa jadi kesulitan yang ada merupakan sebuah proses dari perwujudan impian hidup kita. Sekarang bagaimana cara atau kiat kita untuk mengatasi kesulitan hidup yang ada. Sebagai makhluk Tuhan kita dianugerahi akal sehat dan naluri yang tajam untuk bertahan dan mengatasi kesulitan. Naluri dan akal sehat selalu mendorong dan menolong kita untuk lepas dari jerat-jerat kesulitan hidup. sebab itu kita memiliki strategi yang melahirkan kiat-kiat bagaimana mengatasi kesulitan hidup sebagai berikut :

1. Mengetahui “gambaran besar”

Kehidupan kita ibarat sebuah puzzle yang belum tersusun, masih acak-acakan tidak beraturan. Teman-teman pasti sudah tahu apa yang harus dilakukan terlebih dahulu untuk bisa menyusun sebuah puzzle, benar, untuk lebih memudahkan kita, kita harus melihat puzzle secara utuh agar kita tahu gambar sebenarnya dari puzzle tersebut. Sama dengan hidup, perasaan kacau dan tidak mengerti membuat kita makin terpuruk tidak berdaya. bisa jadi kita merasa kehilangan arah, kecewa dan sia-sia lalu menjadi putus asa. Sangat berbeda ketika kita memiliki tujuan yang jelas dan gambaran akhir dari apa yang kita lakukan, ada semacam kepastian tujuan yang membuat kita merasa aman dan damai. Meski harus melewati kesulitan dan tantangan, kita akan tetap kuat dan tabah. Hal inilah yang akan membuat semangat kita terus terjaga untuk tetap bertahan sampai akhir.

2. Memandang kesulitan sebagai tantangan bukan halangan

Memandang setiap kesulitan bukan sebagai halangan tapi sebuah tantangan dan kesempatan untuk belajar dan menang, yang pada akhirnya membuat kita menjadi semakin terlatih. Cara pandang seperti inilah yang bisa menentukan apakah kita dapat terus bertahan atau tidak.

3. Mengenal titik kritis pribadi kita

Setiap dari kita pasti memiliki titik kritis atau titik kelemahan pribadi masing-masing, seringkali orang tidak menyadari hal ini dan membuat mereka selalu jatuh dilubang yang sama. Sebaliknya, dengan mengenali titik kritis kita, kita akan memiliki sikap waspada dan latihan penguasaan diri yang akan membuat kita berhasil dan menang dalam melewati masa-masa sulit dalam hidup ini.

4. Mengatur prioritas hidup

Sering kali kesulitan kita timbul karena gagal atau keliru mengatur prioritas. Apa yang dikerjakan justru membawa masalah baru dan bukan solusi untuk pemecahannya. Prioritas yang diatur secara tepat dan seimbang merupakan tindakan bijaksana untuk mengatasi tantangan dan kesulitan hidup.

5. Bergabung dengan komunitas yang membangun

Lingkungan sekitar kita juga mempunyai peran dalam menghadapi sebuah kesulitan hidup, seharusnyalah teman atau kumpulan kita selalu memberikan semangat dan dorongan kepada kita, lingkungan positif akan mendorong kita untuk selalu berpikir dan bertindak positif, contohnya seperti rekan-rekan blogger yang kebetulan sempat mampir dan memberikan komentar diblog ini. Tanpa anda sadari anda semua telah memberikan semangat dan dorongan kepada saya untuk terus melangkah.

“Motivasi yang kuat dan sikap mental positif membangun keyakinan dan harapan untuk bersikap pantang menyerah meraih tujuan sukses” ( Jakoep Ezra )

Saya yakin rekan-rekan memiliki pengalaman mengenai cara atau kiat yang berbeda dalam menghadapi kesulitan hidup, silahkan bagikan pengalaman anda disini melalui kotak komentar yang ada, siapa tahu pengalaman anda bisa membantu mengatasi permasalahan ataupun kesulitan yang sedang dihadapi oleh rekan yang lain. Semoga bermanfaat dan sukses untuk anda semua.

Tags:
Posted in motivasi | Comments (0)

Trik Berkomunikasi yang Efektif

January 25th, 2010

PERNAHKAH Anda asyik berbicara di depan umum, namun tak ada satupun orang yang benar-benar memerhatikan topik yang Anda bicrakan? Jika iya, berarti ada yang salah dengan gaya komunikasi Anda.

communicate

Jika pekerjaan Anda berhubungan erat dengan bidang yang mengharuskan Anda memotivasi karyawan atau rekan kerja, kegagalan berkomunikasi  tentunya adalah hal yang fatal. Kegagalan ini hampir pasti disebabkan gaya bicara Anda yang monoton.

Jika gaya Anda monoton, jangan harap audiens akan terpengaruh, persepsi mereka terhadap topik yang Anda inginkan juga akan terbatas. Ujung-ujungnya, mereka tidak akan mampu menangkap pesan dan harapan yang Anda tumpukan pada mereka.

Tentunya Anda tak ingin hal ini terjadi pada diri Anda. Karena itu, satu-satunya cara ialah dengan mengubah gaya berkomunikasi yang monoton tersebut.

Seperti apa gaya komunikasi yang monoton itu? Konsultan komunikasi Stacey Henke mengatakan, salah satu gejalanya ialah saat Anda tidak memperlihatkan ekspresi yang sesuai dengan apa yang Anda katakan. Misalnya saja, saat megatakan bahwa Anda senang bekerja sama dengan seseorang, tapi ekspresi wajah Anda datar dan mata Anda tidak bisa mengharapkan orang tersebut mempercayai kata-kata Anda bukan?

Maka itu, mulailah berbicara dengan penuh ekspresi. Hindarilah gaya monoton agar orang-orang di sekeliling Anda tertarik untuk mendengar dan menjalankan apa yang Anda inginkan. Hanke memberi beberapa saran lain agar Anda bisa lebih lihai dalam berkomunikasi.

Perhatikan jeda

Jangan pernah berkata “eee“, “uhm” atau “kata” sejenis ini saat Anda bingung mau berkata apa. “Kata” ini mengindikasikan bahwa Anda tidak tahu apa yang ingin Anda katakan selanjutnya, atau Anda bingung mau mengatakan apa. Jika ini terjadi, tentu Anda akan dianggap tak memiliki kredibilitas.

Jika kebuntuan menyerang Anda, Hanke menyarankan agar Anda jeda atau berhenti sejenak sambil memikirkan kalimat apa yang sebaiknya Anda ucapkan. Tak perlu mengisi kekosongan dengan bergumam atau mengeluarkan kata aneh karena ini akan mengacaukan pesan yang ingin Anda sampaikan pada orang lain.

“Dengan berhenti sejenak, Anda punya waktu untuk berpikir sekaligus menjaga perhatian pendengar Anda. Tentunya saat Anda mengambil jeda beberapa saat, pendengar akan terus mengamati apa yang selanjutnya akan Anda katakan,” ujar Hanke seperti dikutip dari womensmedia.com.

Jadi, jangan ragu untuk menarik nafas sejenak dan berpikir tentang apa yang ingin Anda katakan.

Tags:
Posted in kastrat, trik 'n trips | Comments (0)

PERCAYA DIRI, penting..!

January 25th, 2010

Percaya diri itu seni. Jika Anda merasa belum percaya diri, maka Anda bisa menjadi percaya diri. Jika Anda sudah merasa percaya diri, maka Anda bisa menjadi lebih percaya diri.

Percaya diri itu dinamis, ia bisa naik dan turun, berubah dan berkembang. Apa yang perlu Anda lakukan, adalah menjaganya agar tetap berada di tingkat yang optimal dan sehat.

UNTUK APAPUN, ANDA HARUS BERBICARA

Dalam aktivitas apapun yang Anda lakukan, Anda akan melakukan tiga hal berikut ini:

1. Memimpin;
2. Menjual;
3. Mempresentasikan.

Dalam faktanya, Anda bahkan mungkin melakukan ketiganya sekaligus.

Jika Anda sedang memimpin, maka Anda pasti sedang menjual sesuatu agar diikuti oleh orang-orang yang Anda pimpin. Dan dalam melakukannya, Anda akan menyajikan atau mempresentasikan berbagai hal yang relevan.

Jika Anda sedang menjual sesuatu, Anda sedang mengupayakan posisi memimpin, agar prospek Anda mau mengambil keputusan sesuai dengan yang Anda inginkan sebagai pihak yang menjual. Dan sekali lagi, Anda pasti mempresentasikan berbagai hal yang relevan.

Jika Anda sedang berpresentasi, maka Anda bisa dipastikan sedang menjual sesuatu. Dan karena Anda sedang berusaha menjual sesuatu, maka Anda pasti berupaya untuk memimpin audience, agar mendengarkan Anda, agar menyimak presentasi Anda, agar memahami maksud dan tujuan Anda, dan agar teryakinkan sesuai tujuan presentasi Anda.

Dalam melakukan semua aktivitas di atas, media paling umum yang akan Anda gunakan adalah komunikasi verbal alias berbicara.

Muara dari semua aktivitas itu, atau hasil akhir dari semua aktivitas itu, akan sangat ditentukan oleh kualitas bicara Anda. Sebelum sampai ke persoalan teknis seperti struktur bicara, intonasi, gaya bahasa atau bahkan pilihan kata dan kalimat, aspek mendasar dari kualitas bicara Anda adalah tingkat percaya diri Anda saat melakukannya.

Singkatnya, Anda harus menaburkan aura percaya diri saat berbicara. Karena dari situlah segala hasil akhir akan ditentukan. Jadi, titik awal Anda untuk semua aktivitas itu, adalah meraih rasa percaya diri yang lebih baik.

Tags:
Posted in trik 'n trips, Uncategorized | Comments (1)

DARI MANA DATANGNYA PERCAYA DIRI?

January 25th, 2010
Percaya diri datang dari kemampuan berkomunikasi secara verbal, dengan berbicara.
Dengan berbicara, Anda akan berbicara pada diri sendiri dan berbicara pada orang lain.

Berbicara kepada diri sendiri akan menjalankan proses manajemen diri. Andalah orang yang paling tahu harus mengatakan apa pada diri sendiri.

“Saya bisa” atau “Saya tidak bisa”.
“Saya akan berhasil” atau “Saya akan gagal”.
“Saya harus melakukan ini” atau “Saya memang menginginkan ini”.
“Saya yang menentukan” atau “Bukan Saya yang menentukan”.
“Saya yang memilih” atau “Orang lain yang memilih”.
“Terserah Saya” atau “Terserah orang lain”.

Berbicara kepada orang lain akan menjalankan proses manajemen diri orang lain.

“Anda harus begini atau harus begitu”.
“Saya meminta Anda melakukan ini atau itu”.
“Saya ingin hasilnya begini atau begitu”.
“Saya yang menentukan, bukan Anda yang menentukan”.
“Saya yang memerintah Anda yang mengikuti”.
“Saya yang menjual dan Anda yang membeli”.
“Jika Anda ingin berhasil, ikuti saran Saya”.

Jadi, mulailah segala keberhasilan Anda dengan percaya diri saat berbicara.

Tags:
Posted in trik 'n trips | Comments (0)

Memaknai Kegagalan

January 21st, 2010

Kegagalan tidak berarti aku gagal, ini berarti aku belum sukses
Kegagalan tidak berarti aku kehilangan segalanya, ini berarti aku memelajari sesuatu
Kegagalan tidak berarti aku akan malu, ini berarti aku ditantang untuk mencoba lagi
Kegagalan tidak berarti aku tidak berkualitas, ini berarti aku tidak sempurna
Kegagalan tidak berarti aku tidak akan bisa melakukannya, ini berarti aku butuh latihan lagi

Masa-masa keluarnya nilai smester selepas Ujian Akhir Smester merupakan masa-masa yang meneganggkan dan ditunggu-tunggu. Berbagai ekspresi bermunculan saat masa itu tiba, ada yang tersenyum lebar tapi ada juga yang musam karena harus mengulang tahun depan karena gagal. Apakah gagal itu buruk? Bila pertanyaan seperti ini yang anda tanyakan kepada orang-orang berprestasi besar seperti Michael Jordan, Soichiro Honda, Thomas Alfa Edison, atau Wright bersaudara maka dengan senyum lebar mereka akan mengatakan “Selamat anda telah belajar”.

Tahukah anda mereka adaah rajanya kegagalan yang ceritanya sudah diketahui banyak orang. Saat Jordan di awal karirnya adalah seorang gagal bahkan ia lebih dari 300 kali berkontribusi dalam timnya, Chicago Bulls. Edison gagal melanjutkan sekolah karena ia merupakan murid terbodoh di Sekolah Dasarnya sekarang menjadi orang yang memiliki hak paten terbanyak di dunia. Masih banyak cerita para bintang yang dimulai dari jurang bernama kegagalan.

Ketika IP (Index Prestasi) yang anda dapat semester ini jelek, hancur, atau bahkan remuk redam jangan langsung meletakan label manusia gagal pada dahi anda karena masa depan anda, andalah sendiri yang membangunnya . Tahukah anda bahwa survey CDC UI (Career Development Cetre UI) menunjukkan bahwa IPK merupakan factor yang tidak dominan dalam hal diterimanya sesorang di suatu pekerjaan. Mungkin itu sedikit menghibur, tapi bukan itu tujuan dari tulisan ini.

Saya ingin menekankan bahwa kegagalan adalah suatu keharusan bagi sesorang agar ia bisa menjadi berharga, kuat, dan sukses. Otot biseps tidak akan besar jika tidak dipekerjakan, emas terbaik adalah emas hasil pembakaran terpanas. Kalau anda tidak mau gagal masuk saja cepat-cepat ke kuburan karena satu-satunya tempat dimana anda tidak akan mengalami kegagalan adalah kuburan. Ketika anda kita gagal kali ini, analisis apa penyebab kegagalan kita.

Hidup adalah pertandingan kadang kita menang tapi kadang kita BELAJAR. Sekarang ganti kata gagal dengan kata belajar, jadikan momen gagal sebagai momen belajar karena dengan belajar itulah saat kita tumbuh.

Oleh karena itu untuk kita yang merasa gagal dalam hal apapun di waktu kapanpun, tanamkanlah bahwa kita beruntung diberi kesempatan untuk belajar sebelum mencapai sukses yang sejati

Tags:
Posted in motivasi | Comments (0)